Bagaimana Anda Mensyukuri YangBanyak Jika Yang Sedikit SajaBelum Mampu

Bismillahirrohmanirrohim…..

Assalamualaikum.wr.wb
Segala puji bagi ALLAH atas segala nikmat yang telah di berikan kepada kita, dan terlebih lagi nikmat iman…..

Langsung saja boss kali ini aku post yang agak religius..
Maklom lg butuh pencerahan, karna diriku lagi di balut dengan berbage persoalan. Dan

bersyukur11.jpg

Sebenarnya ini tulisan dari grup kembang angrek di facebook, dan aq copas di sini, siapa tau ini berguna buat kita smua… Amiiin…..

Orang yang tidak pernah memuji
Allah atas nikmatnya air dingin
yang diminum bersih dan segar itu,
ia akan lupa kepada Nya jika
mendapat istana yang indah,
kendaraan mewah, dan tanah kebun
luas penuh buah-buahan ranum.

Orang yang tidak pernah bersyukur
atas sepotong roti yang hangat,
tidak akan pernah bisa mensyukuri
hidangan lezat dan menu mewah
nan nikmat.

Orang yang tidak pernah bersyukur
atas nikmat Iman dan Islam, tidak
akan pernah bisa mensyukuri jika
dirinya mampu membaca Qur’an dan
melanggengkan bacaannya dengan
tilawatil setiap hari.

Orang yang tidak pernah bersyukur
dan, bahkan kufur tidak pernah
akan bisa membedakan antara yang
SEDIKIT dan yang BANYAK. Tapi,
ironisnya , tak jarang orang-orang
yang seperti itu pernah berjanji
kepada Allah bahwa jika nanti
Allah menurunkan nikmat
kepadanya dan menyirami mereka
dengan nikmat-nikmatNya maka
mereka akan bertambah syukur
dengan memberi dan bersedekah.

“Dan diantara mereka ada orang
yang telah berikrar kepada Allah:
“Sesungguhnya jika Allah
memberikan sebahagian karunia-
Nya kepada kami, pastilah kami
akan bersedekah dan pastilah kami
termasuk orang-orang yang saleh.
Maka setelah Allah memberikan
kepada mereka sebahagian dari
karunia-Nya, mereka kikir dengan
karunia itu, dan berpaling, dan
mereka memanglah orang-orang
yang selalu membelakangi
(kebenaran).”(Quran Surah At Taubah ayat 75 dan 76 )

Setiap hari kita banyak melihat
manusia model ini. Hatinya hampa,
pikirannya kotor, perasaannya
kosong, tuduhannya kepada
RabbNya selalu tidak senonoh, —
yang tidak pernah memberi karunia
yang besarlah—, —-tidak pernah
memberi rezkilah—, yang
mengatakan Tuhan tidak
adillah—- dan lain sebagainya
sebagai wujud kekecewaan hati.
Dia mengucapkan itu ketika
badannya sangat sehat dan serba
kecukupan. Dalam kemudahan yang
baru seperti itu saja, ia sudah tidak
mau bersyukur. Lalu bagaimana jika
harta melimpah, rumah mewah,
istana nan megah telah menyita
waktunya ? Yang pasti dia akan
lebih kurang ajar dan akan lebih
banyak durhaka kepada Allah,
Maha Rahmaan Maha Rahiim.

Orang yang bertelanjang kaki,
karena tidak punya alas kaki, akan
mengatakan ; “Saya akan bersyukur
jika Rabbku memberiku sepatu”.
Tapi orang yang telah memiliki
sepatu akan menangguhkan
syukurnya sampai ia mendapatkan
mobil mewah dan rumah bak istana.
Kurang ajar sekali, sungguh tidak
sopan perbuatannya itu kepada Allah.

Kita mengambil kenikmatan itu
dengan kontan, namun
mensyukurinya dengan mencicil.

Kita tak pernah bosan mengajukan
keinginan-keinginan kita, tapi
perintah-perintah Allah yang ada di
sekeliling kita lamban sekali untuk
dilaksanakan, dan bahkan yang
mencengangkan, larangan Allah
sangat tidak diperdulikan.
Kata orang bodoh, “Yang haram saja
susah dicari, apalagi yang halal”…

lantas kapan kita mau belajar
bersyukur dengan kenikmatan hal-
hal yang sedikit ?
~~~~~~~~~

Ibarat melihat matahari dari bumi
dengan koin logam, menurut
manusia, matahari dengan koin dari
tangan adalah kecil, padahal
realita yang ada matahari adalah
planet 4x bumi besarnya dan
energinya menyinari bumi (sumber panas )…

Lantas mengapa kita belum
bersyukur untuk hal -hal yang
menurut kita adalah kecil dan sedikit ?

Padahal menurut Allah, itu adalah anugerah nkmat terbesar bagi manusia

bersyukur.jpg

Selamat menunaikan ibadah solat jum’at

di post oleh HANYA AHMAD

11 Comments

silahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s